Potret Harmoni Hindu-Buddha, Islam, dan Tionghoa di Jantung Jawa

Surakarta, atau yang lebih populer disapa Solo, bukan sekadar kota budaya. Di balik keanggunan tari serimpi dan kelezatan nasi liwet, Solo menyimpan permata yang jauh lebih berharga: toleransi. Kota ini adalah bukti hidup bahwa keberagaman bukanlah sumber perpecahan, melainkan fondasi kokoh yang merajut keharmonisan warganya. Selama berabad-abad, Solo telah menjadi rumah bagi berbagai suku, agama, […]

Potret Harmoni Hindu-Buddha, Islam, dan Tionghoa di Jantung Jawa Read More »